Senin, 19 April 2021

Laporan Bacaan Magang 1 ( Kultur Sekolah)

 

laporan Bacaan :Pembentukan Karakter Disiplin Siswa Melalui kultur sekolah

Oleh : Galuh Putri Laraswati (11901259)

PAI 4b

 

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang "pembentukan karakter disiplin siswa melalui kultur sekolah" oleh Muhammad Sobri , Nursaptini, Arif Widodo, Deni Sutisna. dimana yang kita ketahui dari pengertian kultur sekolah itu adalah serangkaian keyakinan, harapan, nilai-nilai, norma, tata aturan, dan rutinitas kerja yang diinternalisasi warga sekolah sehingga mempengaruhi hubungan dan kinerja warga sekolah dalam upaya mencapai tujuan sekolah itu sendiri. Dengan kultur sekolah inilah yang menjadi pembeda antara sekolah satu dengan lainnya. Karena masing-masing sekolah itu mempunyai kultur sekolah yang berbeda-beda

dan pada artikel pertama yaitu kultur sekolah itu mempunyai peran dan yang seperti dalam pengertian kultur sekolah di atas yaitu menghasilkan serangkaian kinerja antar individu masing-masing dan sekolah itu sendiri. Karena itu sekolah adalah suatu tempat untuk menuntut ilmu dan perlu kita ketahui dalam suatu sekolah itu kita perlu membangun sebuah aktivitas-aktivitas positif sehingga dapat meningkatkan kualitas kinerja dari sekolah tersebut. karena banyak faktor yang mempengaruhi prestasi peserta didik dan pembentukan karakter pada peserta didik itu dari kultur sekolah mereka yang kualitas nya sangatlah kurang.

Maka dari itu harus kultur dari sekolah ini harus di perbaiki agar faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan prestasi dan pembentukan karakter peserta didik itu dapat teratasi secara cepat dan tepat. Bila tidak segera di tangani maka masaslah ini akan semakin bertambah dan akan semakin membuat kualitas dari sekolah itu menurun drastis dan anak- anak pun yang akan melanjutkan pendidikan di sekolah itu akan berfikir dua kali melihat kultur sekolah nya yang sngat memprihatinkan. Jadi karakter disiplin pada peserta didik dapat di bentuk  melalui kultur sekolah yang di indentifikasikan melalui artifak sekolah, tata tertib, ritus atau upacara-upacara yang rutin di laksanakan di sekolah, dan nilai-nilai atau keyakinan yang di anut oleh warga sekolah.

v  Pembentukan Karakter disiplin peserta didik memlaui artifak sekolah

Dalam artikel bagian ini yang dapat saya pahami dari tulisan tersbut adalah kalau kita  berbicara tentanag artifak tentunya sudah tidak asing bagi di telinga kita. Dan dimana dalam artikel ini sudah di lakukan peneletian di SMK Anak Bangsa Kabupaten Lombok Tengah yaitu tentang profil sekolah terssebut. Dan setelah di lakukan penelitiannya tidak lama keluarlah hasil nya dan hasil nya itu adalah artifak sekolah yang di temukkan di sekolah itu adalah tata ruang dan cara berpakaian. Berkaitan dengan tata ruang disini memiliki gedung ruang kelas ada 12 lokal, Dan semua itu dalam kondisi baik, bersih, rapi sehingga layak dan nyaman untuk di gunakan dalam proses belajar mengajar siswa.

Untuk para Guru dan Staf lainnya di haruskan penggunaan seragam di sekolah ini di wajibkan menggunakan seragam khas yang sudah di buatkan dari pihak sekolah dan menggunakan dasi. Jika guru atau staf tersebut melanggar pertama kali akan di beri nasehat secara lisan apabila mereka melanggar secara terus menerus akan di berikan sanksi yang lebih berat lagi dari itu dan mereka tidak boleh membantah karena mereka harus menerima konsekuensi dari apa yang mereka lakukan. Karena tindakan itu semua perlu membutuhkan kerja dari semua agar bisa membentuk karakter disiplin dari peserta didik maka dari itu harus di mulai dari guru dan staf untuk mencontohkan sikap teladan dan menanam nilai yang sudah di terapkan di sekolah tersebut. dan peserta didik juga harus ikut serta dalam mensukseskan hal ini. karena dulu semasa saya masih sekolah di SMAN 2 Batu Ampar saya pernah merasakan hal itu karena di sekolah saya pernah mernerapkan hal yang sama yaitu harus menggunakan pakaian rapi dan menggunakan dasi sepatu pun harus yang berwarna hitam dan tidak boleh berwarna lain. Dan baju tidak boleh di keluarkan harus di masukkan, tidak boleh membawa hp atau alat elektronik lainnya. Karena kalau ada yang melanggar itu semua akan di berikan sanksi oleh guru Bk. Dan menurut saya itu adalah hal yang sangat wajar karena  guru,staf, dan pihak sekolah liannya menerapkan itu semua ada maksud dan tujuannya yaitu untuk membentuk karakter peserta didik yang disiplin melalui kultur sekolah.

v  Pembentukan Karakter disiplin peserta didik melalui tata tertib sekolah

Dan artikel bagian ini yang saya pahami adalah di setiap sekolah pasti mempunyai peserta didik yang bermacam-macam tingkah dan karakternya. Dari situlah dapat mempengaruhi kedisiplinan dan ketertiban yang sudha di tegakkan oleh guru agar mempermudah dalam kelangsungan proses belajar mengajar. Dari situlah sangat lah penting untuk dibentuk suatu tata tertib sekolah. Karena dengan adanya tata tertib sekolah untuk upaya menjamin kelangsungan di lingkungan sekolah agar dalam proses belajar mengajar lebih kondusif dengan tenang. Itu semua untuk kenyamana guru dan peserta didik dalam melakukan pembelajaran. Tetapi dalam berlangsungnya tata tertib ini juga melibatkan semua warga sekolah terutama peserta didik harus menaati dan menjalankan aturan yang sudah di buatkan oleh pihak sekolah.karena saya juga pernah merasakan ini, dimana pada saat itu sekolah saya menerapkan harus tepat waktu untuk masuk ke kelas dan jika ada yang terlambat masuk akan di beirkan hukuman. Dan adapun dispensasi untuk keterlambatan masuk hanya 10 menit jika lebih dari itu tidak boleh masuk untuk mengikuti proses belajar mengajar. Dan ada juga pada pelajaran penjaskes itu sebelum memulai pelajaran kami semua satu kelas di haruskan memungut sampah di sekitaran kelas kami dan di buang ke tempat sampah setelah itu barulah kami bisa memulai pelajaran jika tidak, ya tidak akan di mulai pelajaran tersebut.

v  Pembentukan karakter disiplin peserta didik melalui upacara-upacara di sekolah

Dari bagian artikel kali ini yang bisa saya pahami adalah di sekolah SMK Anak Bangsa mempunyai kegiatan rutin yaitu kegiatan upacara bendera apel senin dan lain-lainnya. Dimana kegiatan ini sudah di sepakati dan sudah di lakukan sejak lama dan bisa di bilang ini sudah tradisi dari sekolah tersebut. di sekolah saya dulu juga seperti itu selalu melakukan kegiatan upacara secara rutin yang di lakukan pada hari senin dan di mulai pukul 07.00 WIB dan yang wajib mengikuti upcara tersebut yaitu para guru, staff, dan peserta didik. Pada upcara yang di lakukan hari senin ini setiap peserta didik di wajibkan mengikuti upacara kecuali yang sedang sakit dan harus tepat waktu dalam mrngikuti upacara tersebut karena jika mereka terlambat maka setelah upacara itu selesai mereka akan di beri hukuman karena mereka terlambat. Hukuman itu di berikan untuk memberi efek jera kepada peserta didik agar mereka tidak mengulangi kejadian itu kembali. Dan hukuman itu juga di berikan agar mereka lebih disiplin dalam hal apapun karena semua itu di mulai dari hal-hal kecil. Bisa juga membentuk karakter disiplin mereka sejak dini. Dan biasanya juga upacara ini tidak di lakukan saat hari senin saja tetapi pada saat memperingati hari-hari yang bersejarah. Biasanya juga pada saat hari maulid nabi  SAW dan lain-lainnya. Dengan memperingati hari itu di sekolah kami mengadakan pengajian dan membaca yasin bersama guru dan peserta didik. Adapaun pada saat bulan ramadhan seperti ini biasanya di adakan pesantren kilat dan buka bersama. moment-moment seperti itulah yang akan di rindukan nantinya, karena dari kegiatan yang rutin, dan keteladan itu adalah salah satu cara yang efektif untuk membentuk karakter disiplin pada peserta didik.

v  Pembentukan karakter disiplin pada peserta didik melalui nilai-nilai dan keyakinan

Yang saya pahami dalam bagian artikel ini adalah ternyata SMK Anak Bangsa ini menerapkan kurikulum 2013 dimana kurikulum ini menekankan kepada pembentukan karakter siswa yaitu termasuk disiplin. Menurut mereka dengan apa yang di terapkan di sekolah mereka itu sudah mempunyai visi dan misi tertentu. berikut ini visi yaitu : "menciptakan lembaga professional di bidangnya" sedangkan misinya yaitu "membentuk perilaku santun dan berkarakter berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai luhur budaya bangsa". Untuk mendukung dalam tercapainya visi dan misi di atas maka sekolah tersebut harus mengaktifkan program-program yang harus di ikuti oleh para peserta didik. Misalnya program itu seperti pramuka, osis, taekwondo, paskibra dan lain-lainnya.

Dan di sekolah ini ada ekstrakulikuler yang di wajibkan dan ekstrakulikuler pilihan. Karena sekolah saya dulu juga pernah menerapkan hal ini yaitu setiap peserta didik harus wajib mengikuti ektrakulikuler yang sudah di buat. Dan ektrakulikuler yang wajib di ikuti oleh seluruh peserta didik adalah pramuka dan rohis sedangkan ekstrakulikuler yang pilihan yaitu taekwondo, drumband, seni tari dan lain sebagainya. Karena dengan ekstrakulikuler itulah kita dapat menyalurkan bakat kita dimana dan tinggal kita kembangkan saja melalui kegiatan tersebut. selagi kegiatan tersebut tidak menggangu proses belajar mengajar. Dan saya dulu pernah mengikuti banyak kegiatan ekstrakulikuler yang sangat banyak misalnya pramuka, rohis, taekwondo dan seni tari dan itu saya lakukan semuanya dengan senang hati karena saya itu tipe anak yang tidak suka diam-diam dirumah dan aktif sekali. tetapi meskipun kegiatan itu membuat waktu istirhat saya berkurang tapi tidak mengurangi niat saya untuk melakukan itu semua. Karena pembentukan karakter disiplin itu juga melalui usaha internalisasilkan nilai-nilai dalam proses pembelajaran. Dan untuk melakukan kegiatan itu semua perlu mendapat dukungan yang ekstra dari guru, karena itu semua demi terbentuknya karakter disiplin untuk peserta didik. Nilai atau aturan yang di terapkan di sekolah itu sebenarnya terlaksana karena adanya sikap dan interaksi antara peserta didik dengan peserta didik, guru dengan guru, dan semua pihak sekolah yang terlibat dalam hal tersebut. interaksi itu semua terjain bisa terjalin dengan sangat baik dan tanpa ada rasa kekurangan apapun. Semua itu akan sangat mendukung terciptanya karakter disiplin pada peserta didik. Dan nilai-nilai yang sudah di terapkan itu harus di kembangkan lagi melalui budaya sekolah. Dan kemungkinan itu cara yang lebih efektif dalam membentuk karakter disiplin pada peserta didik. Dengan itulah karakter disiplin sangat penting untuk di bentuk pada diri peserta didik pada masa perkembangannya agar bisa berhasil mencapai hidup yang bahagia.  

 

 

Senin, 12 April 2021

laporan bacaan : Perangkat Pembelajaran (Magang 1)

 

Laporan Bacaan : Perangkat Pembelajaran/Pembelajaran Jarak Jauh (Daring)

Oleh : Galuh Putri Laraswati (11901259)

PAI 4B

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Pontianak

Pada blog saya kali ini saya akan membahas tentang pendapat saya mengenai media  pembelajaran jarak jauh  ini dan apakah pembelajaran ini sudah sangat efektif. Yang dimana akan saya bahas pada kesempatan kali ini. dimana pembelajaran Jarak Jauh ini sedang kita alami sekarang ini mengingat pandemi yang semakin meningkat dan tidak memungkinkan untuk di lakukan nya pembelajaran secara tatap muka. Dan bisa juga lihat di link tersebut(https://raharja.ac.id/2020/11/17/apa-itu-pembelajaran-jarak-jauh/).

Dengan mewabahnya pandemic covid-19 ini maka untuk memutus tali rantai penyebaran covid-1 maka tempat-tempat yang memicu kerumunan itu di tutup seperti sekolah, perguruan tinggi dan lain-lain.  Untuk sekolah dan perguruan tinggi untuk meniadakan pembelajaran secara tatap muka dan harus di ganti menjadi pembelajaran secara jarak jauh karena ini adalah cara yang tepat untuk memutus rantai penyebaran covid-19 ini. Pembelajaran jarak jauh ini adalah proses belajar mengajar yang di lakukan secara jarak jauh dan tanpa adanya ruang kelas secara langsung melainkan secara virtual dengan menggunakan aplikasi-aplikasi pendukung seperti WA grup, Google Clasroom, Zoom Meeting, Dan Google Meet , dan E-Learning, dikusi online dan masih banyak lainnya. Yang memudahkan proses belajar mengajar yang efesien.

Pada pembelajaran jarak jauh ini sangatlah membutuhkan teknologi yang saya bilang tadi karena pembelajaran ini di lakukan secara daring atau online. Dan jaringan internet juga harus sangat mendukung,tetapi banyak yang mengeluh akan pembelajaran secara daring ini terutama anak sekolah dan mahasiswa karena mereka sulit dalam memahami pelajaran dan juga setiap harinya harus mengerjekan tugas yang di berikan di memiliki tenggat waktu yang tidak lama membuat mereka kewalahan, materi pelajaran juga  hanya bisa di jelaskan melalui video saja, belum lagi untuk yang rumah nya di pelosok pastinya terkendala sinyal. Seperti saya ini yang tinggal di daerah pelosok dan kadang untuk sinyal itu sangat susah dan kalau mati lampu itu pasti sinyal hilang dan harus menunggu.

Kalaupun sinyal itu ada tapi lelet pun sudah bersyukur karena masih bisa kuliah dan tetap semangat untuk belajar meskipun terkendala sinyal. Banyak kendala yang di hadapi yaitu keterbatsan sarana dan prasarana seperti laptop atau hp yang di miliki orang tua anak sekolah, kondisi listrik yang tidak stabil dan keterbatasan kuota internet yang di sediakan oleh orang tua. Dengan keterbatasan inidalam pelaksanaan pembelajaran daring ini harus tetap di lakukan agar proses transformasi Ilmu pengetahuan kepada peserta didik tidak terganggu.namun kendala tersebut bisa menjadi hamabatan dalam proses pembelajaran, namun guru/dosen tentu memaklumi keadaan tersebut dan memberikan solusi dan jalan keluar dari permaslahan yang di hadapai kepada peserta didik agar mereka tetap bissa mengikuti proses pembelajaran  Perubahan yang signifikan ini membuat anak-anak sekolah dan mahasiswa banyak yang mengalami tekanan yang tinggi untuk mengikuti pelajaran. Mereka juga harus belajar ektra. Dan dalam pembelajaran jarak jauh ini orang tua sangatlah berperan penting dalam membantu dan secara teliti untuk mendampingi mereka selama proses belajar mengajar itu berlangsung.

Tetapi terkadang ada juga anak yang mandiri dan tidak mau merepotkan orang tuanya dan mereka mengerjekan semuanya sendiri karena mereka tau orang tua mereka juga mempunyai kesibukkannya sendiri terlebih jika orang tuanya itu adalah seorang guru/Pns. Dengan sistem pembelajaran jarak jauh ini kita harus ekstra teliti dan disiplin karena kalau tidak kita tidak akan bisa memahami apa yang sudah di jelaskan oleh guru/dosen kita. Palagi teruntuk anak sekolah sangat  sulit bagi mereka untuk membagi waktu antara tugas sekolah dengan waktu bermain seperti adik sepupu saya itu kalau tidak orang tuanya yang mengontrol maka dia bakal telat mengumpulkan tugasnya. menurut saya seharusnya guru harus menggunakan media pembelajaran yang menarik dan kreatif tidak membosankan jadi anak sekolah belajar juga tidak bosan dan lebih bersemangat dalam belajar. Dan bisa bijak dalam mengatasi kesulitan belajar yang di sertai media pembelajaran agar pembelajaran tidak monoton dan tetap bisa menghaditkan suasana pembelajaran yang interaktif antara guru dan peserta didik.

Pembelajaran jarak jauh ini memerlukan suatu pendekatan yang berbeda dalam perencanaan, dan penyampaian khusus dan komunikasi. Karena mereka membutuhkan motivasi diri untuk mulai mengembangkan percaya diri dan keahlian mereka dalam mengerjakan tugas yang bersifat mandiri. Dan pelaksanaan pembelajran secara jarak jauh (daring) ini kita bisa memiliki keleluasaan waktu untuk belajar, kita dapat belajar kapan pun dan dimana pun. Belajar secara jarak jauh ini juga tentu meiliki tantangan tersendiri sisea tidak hanya membutuhkan suasana dirumah yang mendukung untuk belajar tetapi juga koneksi internet yang  memadi. Namun prose pembelajaran yang efektif juga tidak kalah penting.

Untuk membuat proses pembelajaran yang efektif kita harus berkomunikasi dengan guru/dosen berjalan lancar dengan baik saat melakukan daring berlangsung, aktif dalam berdiskusi dengan teman dan guru, bisa memanagen waktu dengan baik, meski belajar dirumah kita harus menyelasaikan tugas dengan tepat waktu dan tidak bertele-tele.  Sebenarnya pembelajaran yang si lakukan seperti ini kurang di minati anak sekolah tetapi mau gimana lagi Sistem pembelajaran daring ini mau tidak mau harus tetap di lakukan di tengan pandemic seperti ini, sebab tidak mungkin anak sekolah dan mahasiwa di liburkan panjang hingga virus corona ini hilang dari permukaan bumi.tapi pembelajaran jarak jauh atau online ini sangat berpangaruh pada perkembangan anak. Anak akan mudah stress, teretekan, dan jenuh karena tidak bisa keluar rumah dan beraktifitas seperti ketika mereka bersekolah.

Masuk pada tahap new normal ini masyarakat harus mencoba berdampingan dengan covid-19, sebuag tantangan bary dan sangat mengkhawatirkan membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat, dengan cara rutin mencuci tangan pakai sabun, pakai masker saat keluar rumah dan jaga jarak. Dan yang kita ketahui dimana sekarang dengan adanya new normal ini aktifitas sekolah, perguruan tinggi  sudah mulai di lakukan dan sekarang ini sedang ada di masa percobaan yaitu pembelajarang secara tatap muka tapi mereka tetap mematuhi protocol kesehatan dan pembelajaran itu tidak full secara tatap muka tetapi di selingi dengan pembelajaran secara jarak jauh atau daring.

Namun dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh atau daring inii tidak semulus yang kita pikirkan karena ada banyak problematika yang sangat banyak. Sebenarnya dengan pembelajaran jarak jauh ini sangat memudahkan anak sekolah dan mahasiswa untuk belajar apalagi mengingat pembelajaran daring ini harus bisa menggunakan aplikasi pendukung untuk mengakses jalannya proses belajar mengajar. Tetapi kalau kita ingat lebih jauh lagi orang tua anak sekolah dasar banyak yang kurang mengerti menggunakan aplikasi tersebut apalagi yang khususnya di daerah pelosok itu susah karena kebanyakan dari mereka dulunya tidak mempunyai handphone dan dengan adanya pembelajaran secara tatap muka mereka mau tidak mau haru membeli handphone android karena untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran secara daring ini . tapi itu tidak sebagian besar dan masih banyak juga yang sudah menguasai media tersebut. aktifitas dan tuntutan ekonomi harus terpenuhi terkadang itulah yang membuat mereka tidak cukup waktu untuk meluangkan waktu dirumah membimbing anak dari pagi sampai sore, kadang pun oirang tua bisa membantu itu setelah mereka pulang bekerja dan itu biasanya pada saat malam hari.

Karena itulah problem ini yang menjadi perhatian dalam pmebelajaran daring ini. banyak orang tua peserta didik yang mengeluh tugas yang banyak dan tanpa penjelasan langsung dari guru yang bersangkutan.sehingga banyak orang tua yang mengeluh akan hal ini di tambah aplikasi yang membingungkan bagi anak sekolah dasar khususnya yang belum sangat paham akan aplikasi tersebut dan harus di awasi oleh orang tuanya langsung dirumah. Pada dasarnya untuk usia anak sekolah dasar  dalam melaksanakan pembelajaran menggunakan sistem jarak jauh atau daring ini kuranglah efektif dan maksimal karena mengingat usia tersebut adalah usia yang hatud mendapat bimbingan penuh dari orang tua dan guru di sekolah. Dan apalagi yang khususnya kelas 1 sekolah dasar harus ektra di bimbing karena pada dasarnya mereka belum bisa apa-apa. Dan contohnya di daerah saya ini kan tidak ada yang namanya Tk jadi mau tidak mau mereka langsung masuk sekolah dasar langsung jadi guru nya pun harus sabar dalam mengajari peserta didik karena mereka benar-benar belajar dari nol dan belum ada basic belajar sama sekali.

Selanjutnya, seiring berjalan nya waktu disekolah di daerah saya untuk mengatasi peserta didik yang tidak mempunya elektronik seperti handphone atau laptop. Karena banyak yang mengajukan pendapat karena ekonomi mereka mungkin kurang memadai dan kadang untuk makan saja mereka saja susah. Dan akhirnya kepala sekolah memberi kebijakan untuk siswa tetap sekolah tapi mereka kesekolah menggunakan  baju bebas dan hanya mengambil tugas dan mengantar tugas saja setelah itu mereka langsung pulang. Dan akhirnya sudah new normal dan  berapa pekan ini sekolah sudah mulai di buka dan sekolah sudah bisa masuk belajar secara tatap muka dengan catatan menjaga jarak dan protocol kesehatan. Untung di sekolah di daerah saya ini kalau sekolah itu wajib menggunakan masker dan jam belajar mereka juga di batasi dari jam biasa dan tidak ada jam istirahat. Kemudian sebelum mereka masuk ke dalam ruang kelas mereka harus mencuci tangan dulu dan mereka duduknya sendiri-sendiri dan sudah di beri jarak oleh guru.

Kalau kita piker-pikir lagi lebih enak sekolah offline dari pada online begini karena kalao offline itu kita banyak menghabiskan waktu dalam perjalanan ke sekolah dan sekarang kita hanya perlu membuka aplikasi yang akan digunakan untuk melaksanakan pembelajaran yang sudah di siapkan oleh guru dan pembelajaran secara daring ini memungkinkan untuk kita belajar dari manapun bahkan ketika kita dalam perjalanan atau liburan betul bukan karena saya juga pernah mengalami saat sedang kuliah saat itu juga saya harus pulang kampung jadi mau tidak mau saya harus berkuliah sambil di jalan. dan berungtung lah jika kalian mempunyai seorang guru yang baik pengertian karena tanggung jawab seorang guru itu tidaklah mudah dan guru itu tidak hanya berdiri dan mengjarkan materi kepada muridnya tetapi beliau juga membuka kesempatan untuk kita berkomunikasi dengan baik. Guru juga selalu hadir sebagai pendukung dan pemecah masalah sehingga bisa menjadi panutan yang dapat memotivasi peserta didik.