Senin, 14 Juni 2021

laporan Bacaan 4 : Strategi Pembelajaran

 

Laporan Bacaan :

Galuh Putri Laraswati (11901259)

 

Baiklah Pada Tugas Laporan Bacaan kali saya Yaitu tentang Penerapan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Pribadi  yang Islami" Oleh Elihami Elihami. Bagaimana seperti yang kita ketahui  bahwa pendidikan agama islam itu ialah sebagai suatu proses penanaman, pengembangan dan pemantapan nilai-nilai spiritual manusia dimana yang tingkah lakunya terealisasikan oleh kaidah-kaidah yang ada dalam agama.`dimana nilai-ni spiritual aalah bentuk dari kesluruhan pribadi seseorang yang menyatakan diri dalam tingkah laku.pengaruh pembentukan karakter seseorang yaitu oada lembaga pendidikan. Terutama  khususnya pada lembaga pendidikan formal(Sekolah), dyang dimana istilah dari strategi pembelajaran     yaitu adalah metode yang dipilih dan digunakan oleh seorang guru untuk menyediakan bahan belajar yang dimaksudkan untuk memudahkan siswa untuk menerima dan memahami materi pembelajaran yang pada akhirnya dapat dikuasai pada akhir kegiatan pembelajaran.  

Pembelajaran adalah Suatu Proses yang sengaja di rancang atau dibuat oleh seseorang untuk mencapai suatu tujuan yaitu suatu aktivitas pembelajaran. Strategi pembelajaran ini ialalah suatu kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh seorang guru/pendidik dengan peserta didik yang bertujuan untuk mencapai suatu proses belajar mengajar yang efektif dan efesien. Dan saya ketahui suatu strategi pembelajaran ini di terapkan oleh seorang guru dalam melakukan kegiatan belajar mengajar agar dapat memudahkan peserta didik dalam belajar, karena kalau guru menerapkan strategi pembelajaran yang ia buat maka suatu kegiatan proses belajar mengajar itu lebih menyenangkan dan sebelum menerapkan strategi pembelajaran it guru harus mengetahui kemampuan dari peserta didik tersebut dalam menerapkan strategi pembelajaran itu juga harus sesuai dengan kemampuan peserta didik. Karena terkadang ada guru yang menggunakan strategi pembelajaran ini dalam suatu proses pembelajaran dan tidak sesuai akan kemampuan dari peserta didik tersebut tentunya bukan memudahkan peserta didik malah mempersulit peserta didik dalam memahami suatu materi pelajaran.

Karena setiap guru itu mempunyai cara masing-masing untuk melakukan sebuah kegiatan belajar mengajar dan tentunya berbeda dari yang satu dengan yang lainnya. Pembelajaran itu kan pada dasarnya ialah suatu proses menambah ilmu pengetahuan, informasi dan kemampuan  baru yang belum kita ketahui dan dari pembelajaran ini lah kita bisa mengetahui semua yang belum kita ketahui dan itu semua membutuhkan proses secara bertahap dan tidak langsung kita paham atau mengetahui itu semua. Ketika kita sebagai mengetahui hal tersebut kita sebagai guru maupun seperti saya ini sebagai calon guru tentunya kita harus memikirkan bagaimana dan strategi apa yang harus kita terapkan agar semua itu tercapai dengan efektif. Dan menurut saya sebagai calon guru itu adalah hal yang sangat penting  untuk di pahami sebelum kita menerapkan strategi pembelajaran tersebut. kita harus paham dulu akan kemampuan dari peserta didik tersebut barulah kita bisa menerapkan strategi pembelajaran itu dengan efektif dan efesien. Dalam menggunakan strategi pembelajaran ini bahwa tidak semua strategi pembelajaran dapat di terapkan  ataupun cocok  digunakan dalam semua mata pelajaran     dan untuk mencapai tujuan dan keadaan yang sama, karena seperti yang kita ketahui setiap strategi pembelajaran itu mempunyai kegunaan masing-masing. Karena saya pernah mengalami hal seperti itu ketika saya membuat tugas laporan observasi itu kan  ada disuruh untuk melampirkan sebuah rpp dan sewaktu saya meminta kepada guru yang berada di sekolah yang saya observasi itu beliau mempunyai banyak jenis rpp dan disitu sudah lengkap sekali dan ada strategi yang digunakan dalam rpp itu. Dan kebetulan ibu saya itu adalah seorang guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan kadang saya sharing menganai hal tersebut kepada ibu saya. Dan dari situlah saya tau, tidak pada kegiatan observasi ini saja tetapi pada mata kuliah Pengembangan Materi PAI Dasar 2 itu pada UTS kami disuruh membuat rpp satu lembar  atau biasa disebut dengan Rpp guru merdeka dan disitu juga ada strategi pembelajaran yang digunakan.

Dalam sistem pembelajaran tujuan yaitu merupakan komponen atau hal yang paling utama dalam segala aktivitas pendidik dan peserta didik, dengan demikian tentunya harus di usahakan dengan sebaik mungkin agar terciptanya sebuah tujuan yang telah di tetapkan. Oleh karena itu strategi pembelajaran ini harus dapat mendorong aktivitas dari para peserta didik, aktivitas disinik tidak hanya di maksudkan kepada aktifviatas fisik maupun psikis dari peserta didik tersebut banyak guru yang lupa dan akhirnya salah paham akan dari sikap peserta didik yang hanya pura-pura aktif tetapi kenyataannya peserta didik tersebut sangatlah pasif. dan dari pengalaman saya menerapkan strategi pembelajaran ini tidaklah mudah apalagi kalau peserta didiknya itu susah di atur, tetapi meskipun begitu kita harus sabar dalam menghadapi itu semua, terkadang ada juga peserta didik yang gampang di atur ya apalagi kan waktu itu pada saat saya melakukan observasi itu di SD kelas 4 jadi ya anak-anak nya masih suka main dan kadang ada juga yang ngobrol sendiri dan mereka tidak fokus dalam belajar, maka dari itu untuk mengembalikan semangat mereka dalam belajar saya mengajak mereka bermain game dulu tetapi tentunya game ini menyangkut materi pelajaran yang akan di pelajari hari ini dan saya mengetes ingatan peserta didik akan materi pelajaran minggu lalu yaitu mata pelajaran pendidikan agama islam dengan game tersebut. setelah itu barulah saya memulai pelajaran tersebut saat kondisi sudah kondusif untuk peserta didik belajar.

Mata pelajaran pendidikan agama islam bagi kta sudah tidak asing lagi bagi umat muslim di indonesia, pendidikan agama islan ialah merupakan usaha sadar dilakukan oleh seorang guru untuk mempersiapkan peserta didik dalam meyakini, memahami, dan mengamalkan ajaran islam melalui bimbingan di sekolah, agar peserta didik menjadi pribadi muslim  yang islami. Karena seperti yang kita ketahui di zaman sekarang ini banyak remaja yang menyalahkan gunakan gaya hidupnya. Apalagi remaja yang tinggal di kota dan sebagian besar mereka lebih mengikuti tren di masa kini misalnya dengan berpakaian seperti orang luar negeri dan bergaya seperti ke barat-baratan. Apalagi di zaman sekarang ini teknologi yang semakin canggih dimana semua bisa di akses pada internet.usia remaja adalah dimana masih suka coba-coba dan terbilang mereka memang masih labil dalam melakukan berbagai hal, bahkan kesalahan yang tak perlu juga sering terjadi karena kecerobohan, karena saya juga pernah merasakan hal ini. mereka juga memiliki kebiasaan buruk yang pada akhirnya berpengaruh dengan gaya hidup mereka sehari-hari makanya kebanyakan hidupnya juga tidak teratur. Dan sebagaian banyak remaja yang memiliki kebiasaan seperti baru bangun tidur langsung main handphone ya walaupun itu tidak semua dan terkadang hal ini saya masih juga, dan sebenarnya hal ini harus di hindari kalau tidak dihindari maka akibatnya akan menjadikan anak menjadi makin malas dan hidup menjadi tidak efektif.

Dan kemungkinana banyak juga yang merasakan hal ini termasuk saya sendiri dan anak zaman sekarang lebih manja apalagi kadang dalam dunia pedidikan dikit-dikit suka ngeluh banyak tugas dan capek lah apalah dan lainnnya.selain itu juga kecanggihan teknologi sekarang ini juga membuat mereka menjadi malas. Begitu pula dengan gaya hidup anak sekaran ini yang sangatlah berbeda dengan anak zaman dulu misalnya seperti cara berfikir, beritindak. Maka dari situ kebanyakan anak sekarang sudah kecanduan media. Sehingga anak pada zaman sekarang gaya hidup merupakan gamabran bagai setiap orang dan menggambarkan seberapa besar nilai moral dari anak tersebut. dan bisa di katakan anak zaman sekarang itu jarang sekali yang akhlaknya baik dan itu hanya sebagian saja. Akhlak artinya tabiat, budi pekerti atau kebiasaan. Manusia yang berakhlak akan tertanam iman dan hatinya, sebaliknya manusia yang tidak berakhlak ialah manusia yang ada sikap mendua dalam tuhan di dalam hatinya.

Maka dari itu untuk mengatasi itu semua khususnya guru pendidikan agama dalam membentuk kepribadian muslim peserta didik. Data ini berupa hasil interview dan Data Sekunder, pengambilan data dalam bentuk dokumen-dokumen yang telah ada serta hasil penelitian relevan yang ditemukan peneliti. Peneliti terlibat langsung di lokasi penelitian untuk mengadakan penelitian dan memperoleh data-data konkret yang ada hubungannya dengan pembahasan ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yakni observasi atau pengamatan cara-cara menganalisis dan mengadakan pencatatan secara sistematis mengenai tingkah laku dengan melihat atau mengamati individu atau kelompok secara langsung. Guna suksesnya strategi pembelajaran diperlukan pemilihan metode pembelajaran yang tepat. Agar materi tersebut tidak sekedar diketahui untuk diujiankan atau sekedar menjalankan tuntutan kurikulum dan tugas. Perilaku peserta didik di luar sekolah seperti penggunaan pakaian yang mempertontonkan aurat atau perilaku lain seperti merokok, membolos, balapan liar mesti mendapatkan perhatian berupa respon sanksi mendidik yang memberi efek jera. Sanksi tersebut bisa berupa sanksi yang ada nilai manfaatnya untuk lingkungan seperti membersihkan atau sanksi fisik yang mendidik seperti berdiri dan dilihat oleh semua orang.

Dan ada Strategi Guru Pendidikan Agama Islam pada Pembelajaran Pendidikan Agamaslam dalam Pembentukan Kepribadian Muslim Manusia dengan akal pikirannya sebelum melaksanakan suatu kegiatan yang sederhana maupun kegiatan yang sifatnya kompleks. Tetapi dalam Pembelajaran pendidikan agama Islam dikatakan berhasil manakala peserta didik dapat memahami materi pendidikan agama Islam sekaligus dapat mengaktualisasikan pemahamannya tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Karena pembelajaran Pendidikan Agama Islam tidak hanya mentransfer materi kepada peserta didik saja namun diperlukan adanya penghayatan terhadap materi sehingga menimbulkan adanya perubahan sikap peserta didik setelah mendapatkan materi tersebut. , Sikap dan perilaku peserta didik yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya. enerapan Strategi Guru Pendidikan Agama Islam pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan kepribadian muslim peserta didik berdampak baik pada perilaku religius, disiplin, dan menghargai sesama, namun masih perlu dilakukan perbaikan dan perhatian khusus dalam hal pembentukan perilaku disiplin. Dan kita sebagai guru harus mengatahui dulu sejauh mana kemampuan siswa tersebut barulah kita bisa menerapkan strategi tersebut agar tidak mengalami kendala maka kita harus merincikannya dengan baik dan benar sebelum kita menerapkan strategi tersebut kepada peserta didik dan khususnya untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.

Minggu, 06 Juni 2021

Laporan Bacaan Magang 1 (Media Pembelajaran)

 Nama : Galuh Putri Laraswati

Nim : 11901259

Prodi/Kelas : PAI 4B

 

Pada laporan bacaan kali ini saya akan membahas kembali tentang " Kreativitas Guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran PAi di SD Sekecamatan Bawen Kabupaten Semarang" oleh Ahmad Zabidi. Yang dimana maslah du dalam pendidikan semakin canggih yaitu teknologi yang semakin pesat inovasinya serta informasi.pendidikan itu merupaka bagian paling penting dalam dinamika kehidupan. Maka dari itu guru mempunyai peran yang sangat penting dalam berbagai kehidupan dan tanggung jawab yang sangat besar. Di SDN Kecamatan Bawen ini mempunyai keragaman dan problematika yang sangat kompleks, dimana  kecamatan itu bervariasi dalam sisi geografis, ada yang tinggal di perkotaan dan ada yang tinggal di pedesaan beda kalau di kampung saya itu memang pedesaan semua yang yang banyak wisata sepertu bukit da nada yang namanya komplek pasar. Dan keragaman itu yang membuat aspek pola piker mereka yang berbeda-beda dan dengan ini juga dapat berpengaruh kepada daya saing di lingkungan masing-masing sekolah yang ada meskipun itu semua sudah dapat tertatasi drngn adanya jaringan internet.

            Khusus untuk guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Disekolah ini rata-rata sudah S1 dan merupakan lulusan perguruan tinggi agama islam yang kampus nya itu berada di sekitar semarang dan salatiga. Yang dimana kedua perguran tinggi agama islam tersebut sduah di akui akan prestasinya dan membangun generasi-generasi pendidik yang berkualitas dalam segi keagamaannya. Kalau di sekolah SMA saya dulu itu untuk guru mata pelajaran pendidikan agama islam itu juga merupakan lulusan dari Perguruan Tinggi Agama Islam yang bernama Institut Agama Islam Negeri Pontianak dan beliau juga sudah lulus S2. Dan sudah terbukti lulusan dari perguruan tinggi tersebut dapat membangun generasi-generasi yang berkualitas. Dan saya bangga bisa Melanjutkan Pendidikan di perguruan tinggi tersebut. dan untuk guru di SDN Kecamatan Bawen ini saya dengan memanfaatkan teknlogi seperti laptop dan internet itu sudah tidak asing lagi apalagi di zaman sekarang ini dimana teknologi digital yang semakin canggih. Dan ternyata guru pendidikan agama islam di kecamtan bawen ini mempunyai karakter masing-masing dimana pastinya mereka memiliki latar belakang dan usia yang berbeda.

Sebagian besar guru itu sudah banyak yang tahu akan pentingnya internet dan laptop sebagai penunjang lancarnya suatu pembelajaran.tidak hanya yang berada di daerah perkotaan melainkan sekolah yang berada di daerah pedesaan.karena tidak semua sekolah yang berada di pedesaan itu tidak mengerti akan pemahaman pemanfaatan internet dan laptop. Terkhusus untuk guru PAI di SD kecamatan bawen sangat paham akan terhadap prkembangan teknologi di zaman sekarang ini. dan guru di sekolah tersebut juga merasa kalau laptop dan internet sudah menjadi bagian yang signifikan dalam kemajuan teknologi informatika. Laptop dan internet ini dalam dunia komunikasi di zaman sekarang ini saya rasa sudah tidak asing lagi tanpa secara langsung dapat di manfaatkan sebagai alat alternatif untuk mentransfer ilmu kepada peseta didiknya. Kesadaran untuk para guru khususnya untuk guru mata pelajaran PAI ini harus sangat terlibat dalam memahami media pembelajaran yang sangat modern ini selain dari media pembelajaran secara manual, Karena dengan ketatnya persaingan pendidikan di zaman sekarang ini.     

Guru PAI dalam menggunakan laptop dan internet harus mempunyai kretivitas yang tinggi, sehingga pemahamannya itu bisa terbangun dengan baik akan pentingnya menggunakan laptop dan internet sebagai media pembelajaran. Semua itu juga harus diberikan support dari dinas pendidikan tekait, agar guru di sekolah tersebut bisa memulai menggunakan laptop dan internet sebagai media pembelajaran. Dalam menggunakan laptop dan internet sebagai media pembelajaran pendidikan agama islam membuat guru SD kecamatan bawen ini merasa ilmu bertambah karena media tersebut dan mendapat sumber ilmu yang sangat banyak. Dan guru juga harus bijak dalam membuat media pembelajaran itu menjadi lebih menarik sehingga dapat menambah semangat peserta didik dalam proses belajar mengajar. Karena laptop itu jika sudah di koneksikan dengan jaringan internet maka kita akan lebih mudah dalam mengakses materi-materi palajaran yang akan kita inginkan karena media ini sangat memudahkan sekali dalam proses belajar mengajar. Laptop dan jaringan internet disini merupakan dua komponen yang saling berkaitan untuk membantu guru dalam mengembangkan pembelajaran, yaitu seperti materi pembelajaran, metode pembelajaran, evaluasi pembelajaran, dan lain sebagainya.

            Bisa juga kita menggunakan media pembelajaran seperti laptop ini dengan metode power point atau yang biasa disingkat dengan ppt. karena dengan ppt ini dapat memudahkan kita sebagai calon guru untuk menerangkan materi-materi yang akan di ajarkan kepada peserta didik dan dengan ppt ini lah kita hanya menuliskan garis besarnya saja dari materi tersebut. kita juga bisa membuat kreasi metode pembelajaran dengan berupa video yang akan di tampilan dengan alat bantu seperti proyektor yang sudah di sediakan dari pihak sekolah. Misalnya dengan kita mau menerangkan pelajaran Pendidikan Agama Islam dengan materi sholat menggunakan video, dengan video ini mungkin akan lebih mudah untuk para peserta didik memahami suatu pelajaran tersebut karena kalau dengan menjelaskan sebuah materi dengan video itu akan terlihat seperti lebih nyata dan lebih memudahkan peserta didik dalam memahaminya.

            Di tengah pandemic seperti ini terutama pembelajran seperti ini sudah di kembangkan di dunia pendidikan indonesia pada berberapa tahun akhir ini karena dengan cara ini dapat memutus tali penyebaran covid-29 yang dimana pembelajaran ini menekankan kepada peserta didik untuk lebih aktif. Karena selama ini proses belajar mengajar yang di rasakan oleh peserta didik itu untuk semua materi harus dari guru dan semuanya akan di berikan dalam wadah pemahaman peserta didik. Tapi tidak dengan sekarang karena kalau sekarang ini guru hanya memberikan materi dan siswa yang harus lebih aktif dalam mencerna semua materi tersebut dan guru juga tidak bisa menjelaskan secara langsung melainkan hanya menggunakan teknologi seperti laptop. Dan siswa akan lebih sulit dalam memahaminya maka dari itu dalam pembelajaran ini dalam individu peserta didik di tuntut untuk lebih aktf dan kreatif dalam proses pembelajaran.

            Maka dari itu untuk menciptakan kelas yang kondusif guru harus menciptakan suasana kelas yang menyenangkan  meskipun hanya menggunakan media pembelajaran seperti laptop dan jaringan internet. Peserta didik harus di buat nyaman dan seenak mungkin dengan adanya media tersebut. dan saya rasa peserta didik itu akan lebih suka dalam proses belajar mengajar itu menggunakan media pembelajaran seperti laptop dan jaringan internet karena apa dengan media tersebut mereka akan memiliki tantangan tersendiri karena dapat melihat hal-hal yang baru. Tetapi selain itu juga agar terlaksananya prose pembelajaran tersebut siswa juga harus mudah di atur dan jangan bandel karena kalau bandel dan susah di atur akan membuat guru semakin susah untuk menciptakan suasana kelas yang lebih kondusif. Karena biasanya itu peserta didik biar tidak saling mengganggu atau mencari perhatian antara peserta didik.

            Guru juga harus bisa memahami bagaimana cara agar peserta didik itu fokus dalam proses belajar mengajar itu berlangsung agar peserta didik bisa memahami materi yang sudah di sampaikan oleh guru. Dan guru juga kadang setelah mereka memberikan penjelasan materi mereka akan memberikan pertanyaan kepada peserta guna mengetes sejauh mana pemahaman peserta didik akan materi pelajaran yang telah di sampaikan. Walaupun kadang banyak peserta didik yang takut akan menjawab pertanyaan dari guru tersebut, tapi di balik ketakutan mereka sebenarnya guru itu tidak akan marah jika jawaban dari mereka itu salah karena disini kita juga sama-sama belajar jadi untuk apa kita takut untuk mencoba selagi itu masih salah nantinya pasti akan di bantu oleh guru. Terkadang malahan guru akan memberikan apresiasi kepada peserta didik yang sudah berani menjawab mesikipun jawabannya salah. Sebenarnya banyak harapan guru terhadap muridnya ialah mereka berharap semua peserta didik bisa memahami semua materi pembelajaran yang sudah di ajarkan oleh mereka. Ya walaupun kecil kemungkinan itu tapai sebenarnya semua itu perlu adanya kesadaran dari masing-masing peserta didik, mereka itu serius atau tidak dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar itu. Karena kalau mereka serius dan fokus ketika guru menjelaskan materi pelajaran tersebut maka insya allah mereka akan paham dengan materi yang telah di ajarkan oleh guru.

            Kegiatan pembelajaran yang menggunakan media pembelajaran seperti laptop dan jaringan internet itu juga dalam pelajaran pendidikan agama islam dapat memperluas wawasan ilmupengetahuan tentang agama islam. Dengan menggunakan media pembelajaran ini seperti laptop dan jaringan internet dalam belangsungnya proses belajar mengajar itu memiliki gaya belajar yang sangat modern dan memberikan tampilan yang lebih menarik dari biasanya karena apa media pembelajaran yang biasa saja dalam arti media pembelajaran secara manualdan saya rasa itu akan membuat peserta didik susah dalam memahami pelajaran tersebut dan kalau dengan media pembelajaran yang menarik, menurut saya akan lebih menambah semangat peserta didik dalam belajar. Biar lebih keleihatan perbedaaanya antara zaman dahulu dengan zaman sekarang dimana seperti yang kita ketahui di zaman sekarang ini teknologi yang semakin canggih maka dari itu kita sebagai calin guru harus bisa merubah pola pembelajaran yang dulunya bisa saja menjadi lebih menarik dan kita juga harus lebih meningkatkan kreativitas dalam membuat media pembelajaran tersebut.

            Dan kalau yang khususnya di pedesaan itu kan kadang juga tidak semua orang mempunyai laptop dan jaringan internet pun kurang memadai maka dari itu guru bisa mengganti media pembelajaran itu dengan media pembelajaran dari lingkungan yang memang sudah sebagaian besar itu orang muslim semua.khususnya untuk Guru PAI di SD kecamatan bawen itu mempunyai krativitas tersendiri membuat alternative media pembelajaran dari lingkungan sekitar. Misalnya dalam merangsang kreativitas peserta didik guru PAI disini dalam proses pembelajaran PAI yaitu membuat kegiatan-kegiatan yang berbau islami seperti praktik shalat, wudhu, adzan, dan mengaji. Karena dulu sewaktu saya SD saya juga pernah merasakan akan hal itu, dimana guru membuat sebuah kegiatan untuk mata pelajaran PAI di buatlah sebuah kegiatan setiap hari jum'at yaitu praktek sholat dan mengaji.

Senin, 19 April 2021

Laporan Bacaan Magang 1 ( Kultur Sekolah)

 

laporan Bacaan :Pembentukan Karakter Disiplin Siswa Melalui kultur sekolah

Oleh : Galuh Putri Laraswati (11901259)

PAI 4b

 

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang "pembentukan karakter disiplin siswa melalui kultur sekolah" oleh Muhammad Sobri , Nursaptini, Arif Widodo, Deni Sutisna. dimana yang kita ketahui dari pengertian kultur sekolah itu adalah serangkaian keyakinan, harapan, nilai-nilai, norma, tata aturan, dan rutinitas kerja yang diinternalisasi warga sekolah sehingga mempengaruhi hubungan dan kinerja warga sekolah dalam upaya mencapai tujuan sekolah itu sendiri. Dengan kultur sekolah inilah yang menjadi pembeda antara sekolah satu dengan lainnya. Karena masing-masing sekolah itu mempunyai kultur sekolah yang berbeda-beda

dan pada artikel pertama yaitu kultur sekolah itu mempunyai peran dan yang seperti dalam pengertian kultur sekolah di atas yaitu menghasilkan serangkaian kinerja antar individu masing-masing dan sekolah itu sendiri. Karena itu sekolah adalah suatu tempat untuk menuntut ilmu dan perlu kita ketahui dalam suatu sekolah itu kita perlu membangun sebuah aktivitas-aktivitas positif sehingga dapat meningkatkan kualitas kinerja dari sekolah tersebut. karena banyak faktor yang mempengaruhi prestasi peserta didik dan pembentukan karakter pada peserta didik itu dari kultur sekolah mereka yang kualitas nya sangatlah kurang.

Maka dari itu harus kultur dari sekolah ini harus di perbaiki agar faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan prestasi dan pembentukan karakter peserta didik itu dapat teratasi secara cepat dan tepat. Bila tidak segera di tangani maka masaslah ini akan semakin bertambah dan akan semakin membuat kualitas dari sekolah itu menurun drastis dan anak- anak pun yang akan melanjutkan pendidikan di sekolah itu akan berfikir dua kali melihat kultur sekolah nya yang sngat memprihatinkan. Jadi karakter disiplin pada peserta didik dapat di bentuk  melalui kultur sekolah yang di indentifikasikan melalui artifak sekolah, tata tertib, ritus atau upacara-upacara yang rutin di laksanakan di sekolah, dan nilai-nilai atau keyakinan yang di anut oleh warga sekolah.

v  Pembentukan Karakter disiplin peserta didik memlaui artifak sekolah

Dalam artikel bagian ini yang dapat saya pahami dari tulisan tersbut adalah kalau kita  berbicara tentanag artifak tentunya sudah tidak asing bagi di telinga kita. Dan dimana dalam artikel ini sudah di lakukan peneletian di SMK Anak Bangsa Kabupaten Lombok Tengah yaitu tentang profil sekolah terssebut. Dan setelah di lakukan penelitiannya tidak lama keluarlah hasil nya dan hasil nya itu adalah artifak sekolah yang di temukkan di sekolah itu adalah tata ruang dan cara berpakaian. Berkaitan dengan tata ruang disini memiliki gedung ruang kelas ada 12 lokal, Dan semua itu dalam kondisi baik, bersih, rapi sehingga layak dan nyaman untuk di gunakan dalam proses belajar mengajar siswa.

Untuk para Guru dan Staf lainnya di haruskan penggunaan seragam di sekolah ini di wajibkan menggunakan seragam khas yang sudah di buatkan dari pihak sekolah dan menggunakan dasi. Jika guru atau staf tersebut melanggar pertama kali akan di beri nasehat secara lisan apabila mereka melanggar secara terus menerus akan di berikan sanksi yang lebih berat lagi dari itu dan mereka tidak boleh membantah karena mereka harus menerima konsekuensi dari apa yang mereka lakukan. Karena tindakan itu semua perlu membutuhkan kerja dari semua agar bisa membentuk karakter disiplin dari peserta didik maka dari itu harus di mulai dari guru dan staf untuk mencontohkan sikap teladan dan menanam nilai yang sudah di terapkan di sekolah tersebut. dan peserta didik juga harus ikut serta dalam mensukseskan hal ini. karena dulu semasa saya masih sekolah di SMAN 2 Batu Ampar saya pernah merasakan hal itu karena di sekolah saya pernah mernerapkan hal yang sama yaitu harus menggunakan pakaian rapi dan menggunakan dasi sepatu pun harus yang berwarna hitam dan tidak boleh berwarna lain. Dan baju tidak boleh di keluarkan harus di masukkan, tidak boleh membawa hp atau alat elektronik lainnya. Karena kalau ada yang melanggar itu semua akan di berikan sanksi oleh guru Bk. Dan menurut saya itu adalah hal yang sangat wajar karena  guru,staf, dan pihak sekolah liannya menerapkan itu semua ada maksud dan tujuannya yaitu untuk membentuk karakter peserta didik yang disiplin melalui kultur sekolah.

v  Pembentukan Karakter disiplin peserta didik melalui tata tertib sekolah

Dan artikel bagian ini yang saya pahami adalah di setiap sekolah pasti mempunyai peserta didik yang bermacam-macam tingkah dan karakternya. Dari situlah dapat mempengaruhi kedisiplinan dan ketertiban yang sudha di tegakkan oleh guru agar mempermudah dalam kelangsungan proses belajar mengajar. Dari situlah sangat lah penting untuk dibentuk suatu tata tertib sekolah. Karena dengan adanya tata tertib sekolah untuk upaya menjamin kelangsungan di lingkungan sekolah agar dalam proses belajar mengajar lebih kondusif dengan tenang. Itu semua untuk kenyamana guru dan peserta didik dalam melakukan pembelajaran. Tetapi dalam berlangsungnya tata tertib ini juga melibatkan semua warga sekolah terutama peserta didik harus menaati dan menjalankan aturan yang sudah di buatkan oleh pihak sekolah.karena saya juga pernah merasakan ini, dimana pada saat itu sekolah saya menerapkan harus tepat waktu untuk masuk ke kelas dan jika ada yang terlambat masuk akan di beirkan hukuman. Dan adapun dispensasi untuk keterlambatan masuk hanya 10 menit jika lebih dari itu tidak boleh masuk untuk mengikuti proses belajar mengajar. Dan ada juga pada pelajaran penjaskes itu sebelum memulai pelajaran kami semua satu kelas di haruskan memungut sampah di sekitaran kelas kami dan di buang ke tempat sampah setelah itu barulah kami bisa memulai pelajaran jika tidak, ya tidak akan di mulai pelajaran tersebut.

v  Pembentukan karakter disiplin peserta didik melalui upacara-upacara di sekolah

Dari bagian artikel kali ini yang bisa saya pahami adalah di sekolah SMK Anak Bangsa mempunyai kegiatan rutin yaitu kegiatan upacara bendera apel senin dan lain-lainnya. Dimana kegiatan ini sudah di sepakati dan sudah di lakukan sejak lama dan bisa di bilang ini sudah tradisi dari sekolah tersebut. di sekolah saya dulu juga seperti itu selalu melakukan kegiatan upacara secara rutin yang di lakukan pada hari senin dan di mulai pukul 07.00 WIB dan yang wajib mengikuti upcara tersebut yaitu para guru, staff, dan peserta didik. Pada upcara yang di lakukan hari senin ini setiap peserta didik di wajibkan mengikuti upacara kecuali yang sedang sakit dan harus tepat waktu dalam mrngikuti upacara tersebut karena jika mereka terlambat maka setelah upacara itu selesai mereka akan di beri hukuman karena mereka terlambat. Hukuman itu di berikan untuk memberi efek jera kepada peserta didik agar mereka tidak mengulangi kejadian itu kembali. Dan hukuman itu juga di berikan agar mereka lebih disiplin dalam hal apapun karena semua itu di mulai dari hal-hal kecil. Bisa juga membentuk karakter disiplin mereka sejak dini. Dan biasanya juga upacara ini tidak di lakukan saat hari senin saja tetapi pada saat memperingati hari-hari yang bersejarah. Biasanya juga pada saat hari maulid nabi  SAW dan lain-lainnya. Dengan memperingati hari itu di sekolah kami mengadakan pengajian dan membaca yasin bersama guru dan peserta didik. Adapaun pada saat bulan ramadhan seperti ini biasanya di adakan pesantren kilat dan buka bersama. moment-moment seperti itulah yang akan di rindukan nantinya, karena dari kegiatan yang rutin, dan keteladan itu adalah salah satu cara yang efektif untuk membentuk karakter disiplin pada peserta didik.

v  Pembentukan karakter disiplin pada peserta didik melalui nilai-nilai dan keyakinan

Yang saya pahami dalam bagian artikel ini adalah ternyata SMK Anak Bangsa ini menerapkan kurikulum 2013 dimana kurikulum ini menekankan kepada pembentukan karakter siswa yaitu termasuk disiplin. Menurut mereka dengan apa yang di terapkan di sekolah mereka itu sudah mempunyai visi dan misi tertentu. berikut ini visi yaitu : "menciptakan lembaga professional di bidangnya" sedangkan misinya yaitu "membentuk perilaku santun dan berkarakter berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai luhur budaya bangsa". Untuk mendukung dalam tercapainya visi dan misi di atas maka sekolah tersebut harus mengaktifkan program-program yang harus di ikuti oleh para peserta didik. Misalnya program itu seperti pramuka, osis, taekwondo, paskibra dan lain-lainnya.

Dan di sekolah ini ada ekstrakulikuler yang di wajibkan dan ekstrakulikuler pilihan. Karena sekolah saya dulu juga pernah menerapkan hal ini yaitu setiap peserta didik harus wajib mengikuti ektrakulikuler yang sudah di buat. Dan ektrakulikuler yang wajib di ikuti oleh seluruh peserta didik adalah pramuka dan rohis sedangkan ekstrakulikuler yang pilihan yaitu taekwondo, drumband, seni tari dan lain sebagainya. Karena dengan ekstrakulikuler itulah kita dapat menyalurkan bakat kita dimana dan tinggal kita kembangkan saja melalui kegiatan tersebut. selagi kegiatan tersebut tidak menggangu proses belajar mengajar. Dan saya dulu pernah mengikuti banyak kegiatan ekstrakulikuler yang sangat banyak misalnya pramuka, rohis, taekwondo dan seni tari dan itu saya lakukan semuanya dengan senang hati karena saya itu tipe anak yang tidak suka diam-diam dirumah dan aktif sekali. tetapi meskipun kegiatan itu membuat waktu istirhat saya berkurang tapi tidak mengurangi niat saya untuk melakukan itu semua. Karena pembentukan karakter disiplin itu juga melalui usaha internalisasilkan nilai-nilai dalam proses pembelajaran. Dan untuk melakukan kegiatan itu semua perlu mendapat dukungan yang ekstra dari guru, karena itu semua demi terbentuknya karakter disiplin untuk peserta didik. Nilai atau aturan yang di terapkan di sekolah itu sebenarnya terlaksana karena adanya sikap dan interaksi antara peserta didik dengan peserta didik, guru dengan guru, dan semua pihak sekolah yang terlibat dalam hal tersebut. interaksi itu semua terjain bisa terjalin dengan sangat baik dan tanpa ada rasa kekurangan apapun. Semua itu akan sangat mendukung terciptanya karakter disiplin pada peserta didik. Dan nilai-nilai yang sudah di terapkan itu harus di kembangkan lagi melalui budaya sekolah. Dan kemungkinan itu cara yang lebih efektif dalam membentuk karakter disiplin pada peserta didik. Dengan itulah karakter disiplin sangat penting untuk di bentuk pada diri peserta didik pada masa perkembangannya agar bisa berhasil mencapai hidup yang bahagia.  

 

 

Senin, 12 April 2021

laporan bacaan : Perangkat Pembelajaran (Magang 1)

 

Laporan Bacaan : Perangkat Pembelajaran/Pembelajaran Jarak Jauh (Daring)

Oleh : Galuh Putri Laraswati (11901259)

PAI 4B

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Pontianak

Pada blog saya kali ini saya akan membahas tentang pendapat saya mengenai media  pembelajaran jarak jauh  ini dan apakah pembelajaran ini sudah sangat efektif. Yang dimana akan saya bahas pada kesempatan kali ini. dimana pembelajaran Jarak Jauh ini sedang kita alami sekarang ini mengingat pandemi yang semakin meningkat dan tidak memungkinkan untuk di lakukan nya pembelajaran secara tatap muka. Dan bisa juga lihat di link tersebut(https://raharja.ac.id/2020/11/17/apa-itu-pembelajaran-jarak-jauh/).

Dengan mewabahnya pandemic covid-19 ini maka untuk memutus tali rantai penyebaran covid-1 maka tempat-tempat yang memicu kerumunan itu di tutup seperti sekolah, perguruan tinggi dan lain-lain.  Untuk sekolah dan perguruan tinggi untuk meniadakan pembelajaran secara tatap muka dan harus di ganti menjadi pembelajaran secara jarak jauh karena ini adalah cara yang tepat untuk memutus rantai penyebaran covid-19 ini. Pembelajaran jarak jauh ini adalah proses belajar mengajar yang di lakukan secara jarak jauh dan tanpa adanya ruang kelas secara langsung melainkan secara virtual dengan menggunakan aplikasi-aplikasi pendukung seperti WA grup, Google Clasroom, Zoom Meeting, Dan Google Meet , dan E-Learning, dikusi online dan masih banyak lainnya. Yang memudahkan proses belajar mengajar yang efesien.

Pada pembelajaran jarak jauh ini sangatlah membutuhkan teknologi yang saya bilang tadi karena pembelajaran ini di lakukan secara daring atau online. Dan jaringan internet juga harus sangat mendukung,tetapi banyak yang mengeluh akan pembelajaran secara daring ini terutama anak sekolah dan mahasiswa karena mereka sulit dalam memahami pelajaran dan juga setiap harinya harus mengerjekan tugas yang di berikan di memiliki tenggat waktu yang tidak lama membuat mereka kewalahan, materi pelajaran juga  hanya bisa di jelaskan melalui video saja, belum lagi untuk yang rumah nya di pelosok pastinya terkendala sinyal. Seperti saya ini yang tinggal di daerah pelosok dan kadang untuk sinyal itu sangat susah dan kalau mati lampu itu pasti sinyal hilang dan harus menunggu.

Kalaupun sinyal itu ada tapi lelet pun sudah bersyukur karena masih bisa kuliah dan tetap semangat untuk belajar meskipun terkendala sinyal. Banyak kendala yang di hadapi yaitu keterbatsan sarana dan prasarana seperti laptop atau hp yang di miliki orang tua anak sekolah, kondisi listrik yang tidak stabil dan keterbatasan kuota internet yang di sediakan oleh orang tua. Dengan keterbatasan inidalam pelaksanaan pembelajaran daring ini harus tetap di lakukan agar proses transformasi Ilmu pengetahuan kepada peserta didik tidak terganggu.namun kendala tersebut bisa menjadi hamabatan dalam proses pembelajaran, namun guru/dosen tentu memaklumi keadaan tersebut dan memberikan solusi dan jalan keluar dari permaslahan yang di hadapai kepada peserta didik agar mereka tetap bissa mengikuti proses pembelajaran  Perubahan yang signifikan ini membuat anak-anak sekolah dan mahasiswa banyak yang mengalami tekanan yang tinggi untuk mengikuti pelajaran. Mereka juga harus belajar ektra. Dan dalam pembelajaran jarak jauh ini orang tua sangatlah berperan penting dalam membantu dan secara teliti untuk mendampingi mereka selama proses belajar mengajar itu berlangsung.

Tetapi terkadang ada juga anak yang mandiri dan tidak mau merepotkan orang tuanya dan mereka mengerjekan semuanya sendiri karena mereka tau orang tua mereka juga mempunyai kesibukkannya sendiri terlebih jika orang tuanya itu adalah seorang guru/Pns. Dengan sistem pembelajaran jarak jauh ini kita harus ekstra teliti dan disiplin karena kalau tidak kita tidak akan bisa memahami apa yang sudah di jelaskan oleh guru/dosen kita. Palagi teruntuk anak sekolah sangat  sulit bagi mereka untuk membagi waktu antara tugas sekolah dengan waktu bermain seperti adik sepupu saya itu kalau tidak orang tuanya yang mengontrol maka dia bakal telat mengumpulkan tugasnya. menurut saya seharusnya guru harus menggunakan media pembelajaran yang menarik dan kreatif tidak membosankan jadi anak sekolah belajar juga tidak bosan dan lebih bersemangat dalam belajar. Dan bisa bijak dalam mengatasi kesulitan belajar yang di sertai media pembelajaran agar pembelajaran tidak monoton dan tetap bisa menghaditkan suasana pembelajaran yang interaktif antara guru dan peserta didik.

Pembelajaran jarak jauh ini memerlukan suatu pendekatan yang berbeda dalam perencanaan, dan penyampaian khusus dan komunikasi. Karena mereka membutuhkan motivasi diri untuk mulai mengembangkan percaya diri dan keahlian mereka dalam mengerjakan tugas yang bersifat mandiri. Dan pelaksanaan pembelajran secara jarak jauh (daring) ini kita bisa memiliki keleluasaan waktu untuk belajar, kita dapat belajar kapan pun dan dimana pun. Belajar secara jarak jauh ini juga tentu meiliki tantangan tersendiri sisea tidak hanya membutuhkan suasana dirumah yang mendukung untuk belajar tetapi juga koneksi internet yang  memadi. Namun prose pembelajaran yang efektif juga tidak kalah penting.

Untuk membuat proses pembelajaran yang efektif kita harus berkomunikasi dengan guru/dosen berjalan lancar dengan baik saat melakukan daring berlangsung, aktif dalam berdiskusi dengan teman dan guru, bisa memanagen waktu dengan baik, meski belajar dirumah kita harus menyelasaikan tugas dengan tepat waktu dan tidak bertele-tele.  Sebenarnya pembelajaran yang si lakukan seperti ini kurang di minati anak sekolah tetapi mau gimana lagi Sistem pembelajaran daring ini mau tidak mau harus tetap di lakukan di tengan pandemic seperti ini, sebab tidak mungkin anak sekolah dan mahasiwa di liburkan panjang hingga virus corona ini hilang dari permukaan bumi.tapi pembelajaran jarak jauh atau online ini sangat berpangaruh pada perkembangan anak. Anak akan mudah stress, teretekan, dan jenuh karena tidak bisa keluar rumah dan beraktifitas seperti ketika mereka bersekolah.

Masuk pada tahap new normal ini masyarakat harus mencoba berdampingan dengan covid-19, sebuag tantangan bary dan sangat mengkhawatirkan membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat, dengan cara rutin mencuci tangan pakai sabun, pakai masker saat keluar rumah dan jaga jarak. Dan yang kita ketahui dimana sekarang dengan adanya new normal ini aktifitas sekolah, perguruan tinggi  sudah mulai di lakukan dan sekarang ini sedang ada di masa percobaan yaitu pembelajarang secara tatap muka tapi mereka tetap mematuhi protocol kesehatan dan pembelajaran itu tidak full secara tatap muka tetapi di selingi dengan pembelajaran secara jarak jauh atau daring.

Namun dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh atau daring inii tidak semulus yang kita pikirkan karena ada banyak problematika yang sangat banyak. Sebenarnya dengan pembelajaran jarak jauh ini sangat memudahkan anak sekolah dan mahasiswa untuk belajar apalagi mengingat pembelajaran daring ini harus bisa menggunakan aplikasi pendukung untuk mengakses jalannya proses belajar mengajar. Tetapi kalau kita ingat lebih jauh lagi orang tua anak sekolah dasar banyak yang kurang mengerti menggunakan aplikasi tersebut apalagi yang khususnya di daerah pelosok itu susah karena kebanyakan dari mereka dulunya tidak mempunyai handphone dan dengan adanya pembelajaran secara tatap muka mereka mau tidak mau haru membeli handphone android karena untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran secara daring ini . tapi itu tidak sebagian besar dan masih banyak juga yang sudah menguasai media tersebut. aktifitas dan tuntutan ekonomi harus terpenuhi terkadang itulah yang membuat mereka tidak cukup waktu untuk meluangkan waktu dirumah membimbing anak dari pagi sampai sore, kadang pun oirang tua bisa membantu itu setelah mereka pulang bekerja dan itu biasanya pada saat malam hari.

Karena itulah problem ini yang menjadi perhatian dalam pmebelajaran daring ini. banyak orang tua peserta didik yang mengeluh tugas yang banyak dan tanpa penjelasan langsung dari guru yang bersangkutan.sehingga banyak orang tua yang mengeluh akan hal ini di tambah aplikasi yang membingungkan bagi anak sekolah dasar khususnya yang belum sangat paham akan aplikasi tersebut dan harus di awasi oleh orang tuanya langsung dirumah. Pada dasarnya untuk usia anak sekolah dasar  dalam melaksanakan pembelajaran menggunakan sistem jarak jauh atau daring ini kuranglah efektif dan maksimal karena mengingat usia tersebut adalah usia yang hatud mendapat bimbingan penuh dari orang tua dan guru di sekolah. Dan apalagi yang khususnya kelas 1 sekolah dasar harus ektra di bimbing karena pada dasarnya mereka belum bisa apa-apa. Dan contohnya di daerah saya ini kan tidak ada yang namanya Tk jadi mau tidak mau mereka langsung masuk sekolah dasar langsung jadi guru nya pun harus sabar dalam mengajari peserta didik karena mereka benar-benar belajar dari nol dan belum ada basic belajar sama sekali.

Selanjutnya, seiring berjalan nya waktu disekolah di daerah saya untuk mengatasi peserta didik yang tidak mempunya elektronik seperti handphone atau laptop. Karena banyak yang mengajukan pendapat karena ekonomi mereka mungkin kurang memadai dan kadang untuk makan saja mereka saja susah. Dan akhirnya kepala sekolah memberi kebijakan untuk siswa tetap sekolah tapi mereka kesekolah menggunakan  baju bebas dan hanya mengambil tugas dan mengantar tugas saja setelah itu mereka langsung pulang. Dan akhirnya sudah new normal dan  berapa pekan ini sekolah sudah mulai di buka dan sekolah sudah bisa masuk belajar secara tatap muka dengan catatan menjaga jarak dan protocol kesehatan. Untung di sekolah di daerah saya ini kalau sekolah itu wajib menggunakan masker dan jam belajar mereka juga di batasi dari jam biasa dan tidak ada jam istirahat. Kemudian sebelum mereka masuk ke dalam ruang kelas mereka harus mencuci tangan dulu dan mereka duduknya sendiri-sendiri dan sudah di beri jarak oleh guru.

Kalau kita piker-pikir lagi lebih enak sekolah offline dari pada online begini karena kalao offline itu kita banyak menghabiskan waktu dalam perjalanan ke sekolah dan sekarang kita hanya perlu membuka aplikasi yang akan digunakan untuk melaksanakan pembelajaran yang sudah di siapkan oleh guru dan pembelajaran secara daring ini memungkinkan untuk kita belajar dari manapun bahkan ketika kita dalam perjalanan atau liburan betul bukan karena saya juga pernah mengalami saat sedang kuliah saat itu juga saya harus pulang kampung jadi mau tidak mau saya harus berkuliah sambil di jalan. dan berungtung lah jika kalian mempunyai seorang guru yang baik pengertian karena tanggung jawab seorang guru itu tidaklah mudah dan guru itu tidak hanya berdiri dan mengjarkan materi kepada muridnya tetapi beliau juga membuka kesempatan untuk kita berkomunikasi dengan baik. Guru juga selalu hadir sebagai pendukung dan pemecah masalah sehingga bisa menjadi panutan yang dapat memotivasi peserta didik.